BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Karya ilmiah
merupakan kesatuan tulisan yang disusun secara sistematis. Karya ilmiah laporan
penelitian memiliki bagian-bagian yang terstruktur dalam kerangka penulisan
ilmiah. Bagian-bagian dari karya ilmiah secara umum adalah pendahuluan,
tinjauan pustaka, metode penulisan/penelitian, hasil penelitian dan pembahasan,
penutup berisi simpulan dan saran, daftar pustaka.
Dalam
penulisan karya ilmiah tentu kita harus mengetahui teknik - teknik dalam
penulisan karya ilmiah tersebut. Teknik tersebut akan membantu kita dalam
penulisan karya ilmiah sebagai pedoman penulisan. Dalam karya ilmiah laporan
penelitian bagian metode penelitian dibuat dalam bab tersendiri. Dalam artikel
untuk jurnal metode penelitian/penulisan juga ditulis dalam bagian tersendiri
tetapi tidak dalam bentuk bab. Dalam karya ilmiah makalah bahan seminar bagian
metode penelitian tidak ditulis secara eksplisit menjadi bab. Dalam laporan
penelitian ada perbedaaan antara metode penelitian dalam metode kuantitatif dan
metode kualitatif. Metode penelitian dalam laporan penelitian kuantitatif,
prosedur penelitian dimulai dari pengumpulan data, pengolahan data, dan
diakhiri dengan analisis data.
Karya
ilmiah artikel dan makalah bahan seminar maupun laporan hasil penelitian memuat
bagian hasil dan pembahasan. Dalam artikel dan makalah hasil dan pembahasan
dapat berbentuk bab maupun tidak dalam bentuk bab. Dalam laporan penelitian
bagian hasil dan pembahasan kecenderungannya dibuat dalam bentuk bab. Bagian
hasil dan pembahasan dalam laporan penelitian dapat dipecah menjadi beberapa
bab tergantung kebutuhan. Dalam hasil disampaian data yang diperoleh dalam
penelitian. Dengan demikian hasil harus disajikan secara objektif dan sesuai
dengan data yang diperoleh (tabel atau gambar).
B.
Tujuan Penulisan
Mengetahui
Teknik pengembangan bagian hasil penelitian dan pembahasaan.
1.
Teknik pemaparan hasil penelitian
2.
Teknik penjelasan bagian pembahasan
BAB II
PEMBAHASAN
1.
PEMAPARAN HASIL PENELITIAN
Dalam
karya ilmiah laporan penelitian bagian metode penelitian dibuat dalam bab
tersendiri. Dalam artikel untuk jurnal metode penelitian/penulisan juga ditulis
dalam bagian tersendiri tetapi tidak dalam bentuk bab. Dalam karya ilmiah
makalah bahan seminar bagian metode penelitian tidak ditulis secara eksplisit
menjadi bab. Dalam laporan penelitian ada perbedaaan antara metode penelitian
dalam metode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode penelitian dalam laporan
penelitian kuantitatif, prosedur penelitian dimulai dari pengumpulan data,
pengolahan data, dan diakhiri dengan analisis data. Yang perlu diuraikan dalam
bab pendekatan atau penelitian kuantitatif adalah: (1) jenis dan desain
penelitian, (2) populasi, sampel, dan teknik pengambilan sampel (3) Variabel
yang dirumuskan secara operasional, (4) instrument penelitian disertai
penentuan validitas dan reliabilitasnya, (5) teknik pengumpulan data , (6)
teknik pengolahan dan analisis data.
Dalam
uraian tentang metode penelitian itu tidak cukup hanya disebut istilah-istilah,
seperti angket guide interview observasi, wawancara. masing-masing istilah
tersebut perlu diterangkan prosedur penggunaan atau pelaksanaannya. bahkan,
kegunaan dari masing-masing teknik atau metode yang digunakan perlu diterangkan
secara jelas. Sebaliknya pengertian populasi, sampel, teknik pengambilan
sampel, angket, guide interview, guide observation, wawancara dan sebagainya
tidak perlu diuraikan sebagaimana dalam mata kuliah metodologi penelitian. yang
diuraikan adalah siapa atau apa populasinya, berapa ukuran populasinya, berpa
ukuran sampelnya, apa teknik penarikan sampelnya, apa alat yang digunakan untuk
mengumpulkan data, apa teknik pengumpulan datanya, apa teknik pengolahan dan
analisis data yang dipilih dan digunakan. masing-masing metode penelitian yabg
dipilih perlu diuraikan secara operasional sesuia dengan apa yang dikerjakan
oleh peneliti.
Metode
penelitian dalam laporan penelitian kualitatif terdapat beberapa perancangan
dan hal ini mengakibatkan penyajiannya akan berbeda pula. Ada beberapa
pendekatan penelitian kualitatif yang sering digunakan, seperti: (1)
fenomologi. (2) hermeneutika, (3) etnografi, (4) grounded theory. Adapun desain
penelitian kualitatif dapat berupa studi kasus, grounded study, etnometodologi,
biografi, historical social science, riset klinis dll. Kerangka penelitian
kualitatif yang diuraiakan dan dalam pedoman ini tidak dimaksudkan untuk semua
jenis penelitian kualitatif yang bersifat khusus melainkan hanya untuk memberi
kerangka dasar bagi penulisan karya ilmiah atau laporan penelitian yang
menggunakanj metode penelitian kulaitatif secara umum.
Metode
penelitian dalam laporan penelitian kualitatif mencakup bagian-bagian sebagai
berikut: (1) dasar penelitian, (2) fokus penelitian,(3) sumber data, (4) teknik
sampling, (5) alat dan teknik pengumpulan data, (6)objektivitas dan keabsahan
data, (7) Model analisis data, (8) Prosedur penelitian.
Bagian-bagian
tersebut harus diuraikan sesuai dengan apa terutama dalam penusunan laporan
yang dilakukan peneliti, Dengan kata lain, uaraian bagian ini hanya bersifat
konseptual atau teoritik, tetapi menyajikan uraian mengenai kejadian yang
dilakukan peneliti di lapangan, misalnya, untuk mendapatkan data yang objektif
dilakukan triangulasi. Secara teoritik ada 4 macam triangulasi yaitu: (1)
motode, (2) sumber, (3) peneliti, (4) teori. Demikian juga dengan model analisis,
secara teoritik ada beberapa model yang dapat digunakan seperti: interactive
analysis models dan (2) flow analysisi models.
Contoh Metode Penelitian dalam
Artikel Jurnal:
Subyek
penelitian adalah semua lulusan Prodi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi
terdiri atas lulusan tahun 2005,2006, dan 2007. Untuk keperluan penelitian
tidak semua subyek peneltian yang diwawancarai tetapi dari lulusan tersebut
diambil sejumlah diantaranya menjadi informan melalui teknik cuplikan dari tiap
angkatan. Sumber data penelitian ini adalah lulusan Prodi Pendidikan Sosiologi
dan Antropologi. Sumber data lain adalah dokumen data lulusan Prodi Pendidikan
Sosiologi dan Antropologi dan sumber kepustakaan lainnya. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan wawancara terbuka dan tertutup. Alat yang digunakan adalah
pedoman wawancara dan angket. Data yang telah masuk dianalisis dengan metode
deskriptif kuantitatif menggunakan statistik sederhana yaitu prosentase dan
deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan
verifikasi/ penarikan simpulan. Setelah data dikumpulkan lalu dipilih yang
benar-benar memiliki hubungan dengan pokok masalah selanjutnya diambil
kesimpulan.
Langkah
selanjutnya dari hasil penelitian dan pembahasan adalah menginterpretasikan dan
pembahasan hasil penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Pemaparan hasil penelitian pada
dasarnya berisi jawaban atas pertanyaan penelitian atau menjawab tujuan
penelitian.
2. Penyajian paparan hasil seharusnya berurutan sejalan dengan urutan pertanyaan penelitian/ tujuan penelitian.
3. Paparan data hasil penelitian pada siklus yang dilakukan
4. Paparan hasil pengamatan termasuk kemajuan yang dicapai
5. Paparan hasil refleksi termasuk berbagai perbaikan yang dilakukan
6. Berbagai perubahan yang terjadi perlu dicatat sebagai laporan penelitian adalah :
2. Penyajian paparan hasil seharusnya berurutan sejalan dengan urutan pertanyaan penelitian/ tujuan penelitian.
3. Paparan data hasil penelitian pada siklus yang dilakukan
4. Paparan hasil pengamatan termasuk kemajuan yang dicapai
5. Paparan hasil refleksi termasuk berbagai perbaikan yang dilakukan
6. Berbagai perubahan yang terjadi perlu dicatat sebagai laporan penelitian adalah :
a. Siswa : hasil belajar (harian, tengah semester,
semesteran), motivasi terhadap proses belajar mengajar, aktivitas, catatan
portofolio, perubahan sikap.
b. Guru : peningkatan pengetahuan, pengelolan kelas,
peningkatan ketrampilan hasil belajar.
7. Pembahasan pada dasarnya
menjawab secara singkat tujuan penelitian.
8. Paparan table antar siklus
9. Temuan penelitian hendaknya didiskusikan dengan berbagai kajian teori yang telah dipaparkan didalam bab III : kajian pustaka
8. Paparan table antar siklus
9. Temuan penelitian hendaknya didiskusikan dengan berbagai kajian teori yang telah dipaparkan didalam bab III : kajian pustaka
2.
PENJELASAN BAGIAN PEMBAHASAN
Karya
ilmiah artikel dan makalah bahan seminar maupun laporan hasil penelitian memuat
bagian hasil dan pembahasan. Dalam artikel dan makalah hasil dan pembahasan
dapat berbentuk bab maupun tidak dalam bentuk bab. Dalam laporan penelitian
bagian hasil dan pembahasan kecenderungannya dibuat dalam bentuk bab. Bagian
hasil dan pembahasan dalam laporan penelitian dapat dipecah menjadi beberapa
bab tergantung kebutuhan. Dalam hasil disampaian data yang diperoleh dalam
penelitian. Dengan demikian hasil harus disajikan secara objektif dan sesuai
dengan data yang diperoleh (tabel atau gambar).
Dalam
bagian hasil penelitian diuraikan apa saja hasil penelitian yang mencakup semua
aspek yang terkait dengan penelitian. Analisa dan pembahasan membahas tentang
keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah yang
diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode yang diajukan
dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.Penulisan hasil dan
pembahasan menggunakan huruf times new roman, 10 pt, Bold) (kosong 1 spasi
tunggal, Times New Roman, 10 pt).
Hasil
eksperimen atau survei atau rancang bangun beserta analisisnya dan
pembahasannya dapat disajikan secara bersama-sama atau secara terpisah berupa
uraian, tabel dan gambar. Data yang dilaporkan sudah harus berupa data terolah,
bukan data mentah. Tabel dan gambar harus dilengkapi nomor urut menggunakan
angka Arab, dan bila diperlukan, disertai keterangan tambahan, seperti acuan
dan arti singkatan. Untuk karya tulis hasil tinjauan pustaka dan hasil bahasan
teoritis, informasi pustaka yang akan dipermasalahkan dan pembahasannya dapat
diuraikan secara bersamasama atau secara terpisah, disajikan secara sistematis,
rasional dan lugas. (Times New Roman, 10 pt, Regular, 1 spasi tunggal) (kosong
2 spasi tunggal, Times New Roman, 10 pt).
Bab
pembahasan data merupakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah
karena dalam bab ini dilakukan kegiatan analisis data, sintetis pembahasan,
interpretasi penulis, pemecahan masalah, dan temuan pendapat baru yang
diformulakan (bila ada).
Bab ini terdiri
dari dua bagian besar yaitu :
a. Deskripsi Data
Berisi
serangkaian data yang berhasil dikumpulkan, baik data pendukung seperti latar belakang
lembaga / instansi yang diteliti, struktur organisasi dan sebagainya sert data
utama yang diperlukan untuk pengujian hipotesis. Data-data tersebut harus
dideskripsikan secar sistematis.
b.
Pembahasan
Bagian ini
berisi pembahasan tentang hasil penelitian sesuai dengan acuan dan
kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Bagian pembahasan ini
memperlihatkanketajaman dan keluasan wawasan penulis mengenai permasalahan yang
dikajinya.
Hasil
berupa data penelitian yang telah diolah dan dituangkan dalam bentuk tabel,
grafik, foto, atau gambar. Pembahasan berisi hasil analisis dan hasil
penelitian yang dikaitkan dengan struktur pengetahuan yang telah mapan
(tinjauan pustaka yang diacu oleh penulis), dan memunculkan ‘teori-teori’ baru
atau modifikasi terhadap teori-teori yang telah ada. Berisi tentang kupasan,
analisis, argumentasi dan pendirian penulisan mengenai masalah yang
dibicarakan.
Sajikan
hasil penelitian sewajarnya secara bersistem. Jika data terlalu banyak,
adakalanya Anda perlu selektif dalam menyajikannya. Dengan pertimbangan yang
masak, rancanglah tabel, grafik, gambar atau alat penolong lain untuk
memperjelas dan mempersingkat uraian yang harus diberikan. Jangan berikan
informasi berulang, misalnya dalam bentuk tabel dan gambar. Tabel dan gambar perldisebut
dalam teks dan letaknya tidak berjauhan dari teks yang bersangkutan. Hindari
pengulangan informasi yang sudah ada dalam ilustrasi secara panjang lebar.
Tafsirkan hasil yang diperoleh dengan memperhatikan dan menyesuaikannya dengan
masalah atauhipotesis yang diungkapkan dalam Pendahu-luan. Adakalanya Hasil
digabungkan dengan Pembahasan, menjadi bagian yang dinamakan Hasil dan
Pembahasan.
Sewaktu
mengumpulkan data, mengolahnya, dan menyusunnya dalam tabel, dengan sendirinya
Anda telah memiliki sejumlah gagasan yang telah dikembangkan dalam Pembahasan.
Pengembangan gagasan ini disebut ‘argumen’. Anda harus membandingkan dengan
hasil peneliti terdahulu, kemudian buatlah pertimbangan teoretisnya. Dengan
demikian, maka Pembahasan merupakan kumpulan argumen mengenai relevansi,
manfaat, dan kemungkinan atau keterbatasan percobaan Anda, serta hasilnya.
Dikatakan
oleh Rifai (1995), bahwa Pembahasan merupakan bagian tempat seseorang paling
bebas berekspresi. Pendapat orang yan sudah diringkas dalam Pendahuluan atau
Tinjauan Pustaka tidak perlu diulang lagi tetapi diacu saja seperlunya.
Bentangkan arti temuan serta jelaskan bagaimana simpulan baru itu memperluas
cakrawala ilmu dan teknologi. Bila perlu berikan implikasi penerapan temuan aru
tadi dan tunjukkan segi-segi lain yang perlu diteliti lebih lanjut. Akhiri
pembahasan secara positif, tegas, dan kuat.
Menurut
Calderon & Gonzales (1993), ada lima unsur yang dapat dituliskan dalam
berargumen dan menyampaikan implikasi dari temuan.
1)
Nyatakan situasi yang ditemukan dalam penelitian: bisa memuaskan atau tidak
memuaskan. Misal: Mayoritas guru sains di Provinsi A tidak memenuhi kualifikasi
untuk mengajarkan sains.
2)
Nyatakan kemungkinan penyebab situasi itu. Jika ada situasi,mestinya ada
penyebab, dan mestinya ada hubungan logis antarasituasi dan penyebab; bila
tidak, yang dianggap penyebab bukanlah penyebab yang sesungguhnya. Dalam contoh
di atas, penyebab logis kurangnya guru berkualifikasi untuk menangani mata
ajaran sains ialah kurang cermatnya petugas rekrutmen dalam menyeleksi calon
guru, atau tidak cukupnya pelamar yang berkualifikasi untuk menduduki posisi
guru sains.
3)
Nyatakan efek yang mungkin timbul dari situasi itu. Hampir pasti, ada pula efek
yang timbul dari situasi tsb. dan mestinya ada hubungan logis antara situasi
dan efek yang mungkin. Efek logis dari kurangnya guru berkualifikasi pada
pengajaran sains ialah bahwa pengajaran akan kurang efektif dan ini dapat
merugikan siswa.
4)
Nyatakan tindakan untuk mengatasi situasi yang kurang memuaskan atauuntuk
meningkatkan situasi yang sudah baik. Wajar saja untuk mengambil tindakan guna
meng-atasi situasi yang kurang memuaskan. Namun, situasi yang sudah baik pun
perlu terus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Langkah logis untuk
mengatasi keadaan guru yang tidak berkualifikasi ialah dengan mensyaratkan
peningkatankualitas melalui pendidikan dalam bidang sains, menghadiri seminar,
mengikuti pelatihan, membaca lebih banyak publikasi sains.
5)
Nyatakan badan atau bidang terkait yang terpengaruhi. Dalam contoh yang diambil
ini, pengajaran sains di Provinsi A yan terpengaruhi. Anda dapat melanjutkan
pembahasan tentang implikasi temuan Anda pada pengajaran sains. Implikasi ini
barangkali tidak berlaku untuk keadaan pendidikan secara keseluruhan. Hasil dan
Pembahasan: Kedua bagian ini dapat disatukan atau dipisah, bergantung pada gaya
selingkung jurnal yang bersangkutan. Di bagian ini dapat dikemukakan produk dan
dihasilkan dan spesifikasinya, uraian teknik instalasi produk (jika
diperlukan), uraian hasil uji efisiensi dan fungsional produk, tabel dan gambar
teknis atau foto setiap aplikasi metode, produk, dan hasil pengujian.
Penyajian dan analisis data dikategorikan memenuhi kriteria yang baik jika memenuhi kriteria berikut:
(a) Dirumuskan secara logis dan teratur, kerangka
hipotesis. Deduksi, tujuan dan pertanyaan penelitian ditempatkan pada dimensi
keterkaitan yang intensif
(b) Tidak menyajikan hal-hal yang bersifat subjektif dan spekulatif
(c) Analisis terhadap fakta yang diperoleh secara konsisten
(d) Terhindar dari generalisasi yang berlebihan (overgeneralization) atau pengungkapan yang tidak ada hubungannya dengan data penelitian
(e) Kesalinghubungan penemuan empiris selama penelitian diungkap secara eksplisit dengan menghindari distorsi data penelitian
(f) Faktor-faktor tidak terkontrol yang diduga dapat mempengaruhi ketepatan data diantipasi sedemikian rupa melalui diskusi
(g) Harus jelas perbedaan antara fakta dan kecendurungan yang berkembang dalam proses penelitian
(h) Hindari kontradiksi, ketidakkonsistenan atau elemen-elemen yang tidak terarah dalam data temuan
(i) Tabel, gambar, bagan, dan sejenisnya disajikan secara tepat baik bentuk, isi, maupun posisi.
(b) Tidak menyajikan hal-hal yang bersifat subjektif dan spekulatif
(c) Analisis terhadap fakta yang diperoleh secara konsisten
(d) Terhindar dari generalisasi yang berlebihan (overgeneralization) atau pengungkapan yang tidak ada hubungannya dengan data penelitian
(e) Kesalinghubungan penemuan empiris selama penelitian diungkap secara eksplisit dengan menghindari distorsi data penelitian
(f) Faktor-faktor tidak terkontrol yang diduga dapat mempengaruhi ketepatan data diantipasi sedemikian rupa melalui diskusi
(g) Harus jelas perbedaan antara fakta dan kecendurungan yang berkembang dalam proses penelitian
(h) Hindari kontradiksi, ketidakkonsistenan atau elemen-elemen yang tidak terarah dalam data temuan
(i) Tabel, gambar, bagan, dan sejenisnya disajikan secara tepat baik bentuk, isi, maupun posisi.
Pada
bagian pembahasan dihubungkan untuk memperhatikan ataupun merujuk pula hasil
penelitian lain ataupun terdahulu. Selain itu perlu diungkapkan pula
keterbatasan ataupun limitasi dari hasil yang diperoleh dan diperiksa apakah
hasil yang diperoleh telah sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian tersebut,
dan perlu juga diungkapkan saran ataupun penelitian lanjutan yang perlu
dilaksanakan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan :
Karya ilmiah
merupakan kesatuan tulisan yang disusun secara sistematis. Karya ilmiah laporan
penelitian memiliki bagian-bagian yang terstruktur dalam kerangka penulisan
ilmiah. Bagian-bagian dari karya ilmiah secara umum adalah pendahuluan,
tinjauan pustaka, metode penulisan/penelitian, hasil penelitian dan pembahasan,
penutup berisi simpulan dan saran, daftar pustaka.
Dalam
penulisan karya ilmiah tentu kita harus mengetahui teknik - teknik dalam
penulisan karya ilmiah tersebut. Teknik tersebut akan membantu kita dalam
penulisan karya ilmiah sebagai pedoman penulisan. Dalam karya ilmiah laporan
penelitian bagian metode penelitian dibuat dalam bab tersendiri. Dalam artikel
untuk jurnal metode penelitian/penulisan juga ditulis dalam bagian tersendiri
tetapi tidak dalam bentuk bab. Dalam karya ilmiah makalah bahan seminar bagian
metode penelitian tidak ditulis secara eksplisit menjadi bab. Dalam laporan
penelitian ada perbedaaan antara metode penelitian dalam metode kuantitatif dan
metode kualitatif. Metode penelitian dalam laporan penelitian kuantitatif,
prosedur penelitian dimulai dari pengumpulan data, pengolahan data, dan
diakhiri dengan analisis data.
Karya ilmiah
artikel dan makalah bahan seminar maupun laporan hasil penelitian memuat bagian
hasil dan pembahasan. Dalam artikel dan makalah hasil dan pembahasan dapat
berbentuk bab maupun tidak dalam bentuk bab. Dalam laporan penelitian bagian
hasil dan pembahasan kecenderungannya dibuat dalam bentuk bab. Bagian hasil dan
pembahasan dalam laporan penelitian dapat dipecah menjadi beberapa bab
tergantung kebutuhan. Dalam hasil disampaian data yang diperoleh dalam
penelitian. Dengan demikian hasil harus disajikan secara objektif dan sesuai
dengan data yang diperoleh (tabel atau gambar).
Saran :
Dalam penulisan ilmiah
sudah seharusnya kita mengehui teknik
penulisan karya ilmiah untuk membantu kita dalam penulisan karya ilmiah
sebagai pedoman penulisan.
DAFTAR PUSTAKA
Sukardi, (2006), Metodologi Penelitian Pendidikan, Bumi Aksara
Fatchan, Achmad, 2006, Draf Meteri Kuliah Penelitian Kualitatif Pendidikan Geografi, UM : Malang
Sukarnyana, 2000, Penelitian Tindakan Kelas. Depdiknas Dirjen Dikdasmen PPPG IPS dan PMP : Malang
Supardi, 2005, Menyusun Karya Tulis Ilmiah Jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), Depdiknas-Direktorat tenaga kependidikan : Jakarta
(http://www.scribd.com/doc/2954715/metode-penulisan-ilmiah,diakses
2 Juni 2014).
Casinos in the UK - How to find good games - GrizzGo
BalasHapusSo, what do we mean by “casinos in worrione.com the UK”? to find ventureberg.com/ a https://access777.com/ casino and goyangfc.com live casino games on a mobile phone gri-go.com device in 2021.